Pages

Showing posts with label mylife. Show all posts
Showing posts with label mylife. Show all posts

Tuesday, 26 July 2022

Menghitung hari

 

Bismillahirahmanirahim




Akhir sekali saya menulis adalah pada hari lahir saya. Hari lahir yang ke 31. Hari dimana saya rasa adalah yang paling biasa. Tiada sambutan seperti selalunya di malam hari. Seperti yang saya nyatakan di post tersebut. Malam itu saya menulis blog itu setelah makan malam dan selepas itu terus tidur. Rasanya seperti hari-hari biasa sehinggalah hari ini. Satu sahaja syukur yang dirasa kerana Allah masih lagi memberikan ruang dan peluang untuk diri ini hidup dan merasa amenjadi manusia di dunia. Pada saat ini juga saya memahami dan mengerti kehidupan di dunia ini hanyalah persinggahan sahaja ke destinasi abadi iaitu syurga inshaAllah. Kita sebagai manusia seringkali terlupa dan alpa dengan kenyataan ini kerana kita hanyut dengan kehidupan di dunia. Saya tidak menghukum sesiapa kerana saya juga manusia dan ini peringatan untuk diri sendiri juga. 


Allah telah nyatakan dalam ayat surah Al Mulk ayat 2 : Hidup ini tidak lain adalah ujianApa sahaja yang dihadapkan dihadapan juga setiap ujian itu ada rahmat. Hujung minggu lepas alhamdulillah saya dapat menghadiri 2 days event Dr Omer Suleyman(moga diberi izin untuk saya menulis tentang 2 hari yang penuh dengan barakah dan peringatan kepada Allah). Banyak sekali saya pelajari dan rasa terpukul serta digerakkan hati yang sudah barangkali keras atau tidak numb (tidak merasa apa-apa). Satu perkara yang Dr Omer kongsikan ada hari tersebut adalah tentang rahmat dalam ujian. Barangkali kita merasa berat sekali ujian yang diberikan kepada kita sedangkan itu boleh jadi saham kita di akhirat. Dr Omer juga ada berkongsi tentang bagaimana Allah mengabulkan doa kita. Ada doa kita yang Allah jawab terus, ada yang Allah lindung kita dari dapatkannya dan ada yang Allah telah simpankan untuk akhirat nanti. Yang akan membantu kita dalam jalan ke syurganya. Itulah yang terbaik kerana apa sahaja yang Allah berikan di dunia ini akan habis bila kita tinggalkan dunia dan yang kekal adalah bekalan yang kita ada untuk jalan seterusnya menuju Allah. Alangkah beruntungnya kita kalau kita sedar yang dunia ini hanyalah tempat mencari bekal ke arah kehidupan yang abadi nanti. Satu lagi ayat al Quran surah Al Baqarah ayat 214 sangat dekat dengan saya pada ketika ini untuk memahami situasi yang dihadapi 


أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”


Terkadang kita manusia akan lebih banyak dengan Tuhan apabila kita bersedih dari kita gembira. Itu sebenarnya adalah bahagia sebenar kerana ini menunjukkan Allah itu sentiasa ada dengan kita walaupun kita yang banyak tinggalkan dia. Ingat tak ada satu hadis kudsi yang menyatakan Barang siapa yang mencoba mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepadanya satu hasta. Barang siapa yang mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa. Barang siapa yang mendekat kepada-Ku dengan cara berjalan maka Aku akan menyongsongnya dengan cara berlari kecil.'' (HR Bukhari). Saya ingin ingatkan diri saya dan sesiapa sahaja yang membaca blog saya ini untuk dekatkan diri dengan Allah dan percaya allah itu dekat dengan kita. Be it anything you have done with life or face or almost did, Allah is always there for you. He is close and never far. Never let yourself lost that. 


Sejak dari hari itu, terkadang saya dapat tidur dengan aman. Ada ketika saya tidak dapat tidur lansung. Terkadang tiada mimpi ada juga ketika mimpi ngeri. Ada waktu saya tenang ada waktu saya resah ada juga waktu saya berduka. Emosi kita sebagai manusia itu seperti 4 musim. Ada ketika seperti musim panas dipenuhi amarah, ada ketika musim bunga penuh dengan cinta dan sayang terkadang mendung dan kelam seperti musim luruh. Begitu juga emosi saya. Kalau ditanya waktu ini di musim manakah emosi saya, tiada jawapan spesifik untuk itu. Ia susah untuk digambarkan ada ketika seperti kapal ditengah laut yang gelora. Ada waktunya seperti di air tenang dibawah terik matahari. Ada juga angin bertiup tanpa arah. Yang pasti ketika hampir dipelabuhan seketika adalah bila saya berdamai dengan diri dan menerima rasa sayang dari keluarga serta sahabat-sahabat. 


9 hari lagi kurang lebih adalah waktunya. Waktu apa? Waktu yang barangkali saya perlu memungut semangat untuk kuat dan telan segala emosi yang ada. Juga yang paling saya syukur mama akan bersama juga yang paling utama doa dari mama yang menguatkan segalanya. Saya juga berdoa dan memohon doa dari mereka yang membaca blog ini untuk segalanya dipermudahkan. Doa orang yang dianaiya itu Allah akan dengar dan paling utama Allah Maha mengetahui. Segala yang berlaku juga segala yang benar. Juga Allah maha pengasih pengampun dan penyayang. Moga hikmah dari segala sesuatu itu akan dipelajari. 


يَعْلَمُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُسِرُّوْنَ وَمَا تُعْلِنُوْنَۗ  وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ ۢبِذَاتِ الصُّدُوْرِ

Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati.



nota kaki : Moga Allah hadirkan ikhlas dan redha buat saya. Selagi mana nyawa belum dihalkum atau leher ruang taubat Allah itu ada. Moga kita tidak terus terleka dengan dunia. Moga dapat kita seimbangkan hidup didunia dan persiapkan bekalan akhirat kita. Allahuakram. Allah ArRahman ArRahim. 

Wednesday, 16 June 2021

Mid June 2021, Half of the year

 

Bismillahirahmanirahim 


Alhamdulillah thumma alhamdulillah. June 2021 marks half other year have completed and another half to go. What have I've done through this first half of the year? I would say more of self love, self healing and lots of class. On top of it, having the ability to spend all the time with my love ones. What about you dear readers? How was your first half of the year? Despite the epidemic going on with countless days in for MCOs, I hope and pray for the best of health, life and day for all of you. I'm blessed for I'm still staying with my mom. Having her close and doing some part time/ freelancing help me cope with financial issues. Nevertheless, being a student still I'm struggling at times for the peer of my age are establishing themselves with position at work, owning properties and assets, and at the same time having kids of theirs (mostly have started school). Here I am still a student, the seeker of knowledge and blessing. 


Well putting aside those pessimist thought, I do believe there are people who wish or rather be like me. I mean I get to stay close to my mom and family. I get to go where ever i want (sometimes I still do have restriction thou). I get to do what I want to do and be what I want to be. I get to enjoy my time alone. The list can surely go long way. But anyway it is such a blessing that Allah al Mighty have decided the best for our lives. Be it of good or bad. It's all about how you look into things. I know its easy to say than experience but for me I believe in the plan Allah has made and I believe + try to look in the good in everything. 


MCOs had always been a hassle for everyone. The front liners especially the medical team are exhausted. With the claim of collapsed within the health care system and organization reflecting into the government which I believe all over globe is suffering at the moment. We can't just put the blame on the government where us the people should mature up and be responsible to prevent the numbers up. Yes, recession and economic downfall are pulling everyone down but if we could work together and change up, be more discipline, restrain ourselves from going out and about, Stay at Home, observed ourself, our distance etc for sure we could live the normal life ASAP. We the people consist of the largest number in the society so we should be the one who start the change. Not top to bottom but bottom top! PEOPLE POWER!


End notes here, datelines for assignment, exam and term paper is up for me. I got to come back to my writing and one fine day will come and write here. Thank you for reading this blog. May you who read this be blessed with good health and wealth. Stay close to your family and BE KIND TO YOU, LOVE YOU. 


class during pandemic, I'm committing to RZS-CASIS short course program every saturday


Monday, 17 December 2018

#nota2018 Saya Jatuh Cinta



Bismillahirahmanirahim 




As per said in the title. Its not easy to admit nor to announced but one thing for sure. I fell in love. 
It is unpredictable with someone whom i'm close to but Alhamdulillah Allah gave me the courage and space for both of us to know even more about one another. I'm happy at the same time scared for I had never be in such a comitment. Its thrilling and I'm hoping that we can go to the next stage soon. Please keep us in your dua. 
To you whom is next to me, Thank You. 

Alhamdulillah ala kulli hal. 




nota kaki : its easy to have crush to someone but not easy to fell in love. I'm bless Allah send you for me. I's hard to make me fell in love and it took a real men to make me agree to it. 



1204 pm 
Sanggar rasa, 
Capa Sehremini, Istanbul, Turkey 
17/12/2018

Sunday, 16 December 2018

#nota2018 Mukaddimah

Bismillahirahmanirahim 


gambar hasil kiriman Sepupuku Akmal sewaktu beliau ke Masjidil Haram untuk mengerjakan ibadah haji


Tahun 2018, dalam kurang lebih 15 hari akan melabuhkan tirainya. Sungguh saya rasa pantas sekali waktu berlalu dan segala terasa seakan sekelip mata. Sedangkan pada hakikat tahun ini banyak "roller coaster ride" yang saya hadap. Mukadimmah adalah satu mula untuk segala. Mula untuk cerita, sinopsis untuk segenap perkara. Ibn Haldun yang cukup terkenal dengan karya agung mukaddimah menjadi karya yang saya angkat semangatnya dalam segala permulaan bicara dan kerja. Kembali kepada tajuk posting ini. Saya terpanggil untuk membasahkan pena ruang kongsi ini dengan pengalaman yang kenangan buat ingatan sepanjang tahun ini. Ini adalah tahun paling menarik. Pada awalnya dimula dengan kegelapan, kemudian ada sinar, gelap gelita dan kembali dengan sinar kerdipan yang memberi harap. Itu secara ringkas yang akan dihuraikan secara berperingkat (harapnya ada semangat menulis). Sungguh setiap sesuatu yang berlaku pada diri adalah aturan yang indah dari Allah untuk hambanya ini. Gerak hati kita itu Tuhan getuskan. Pilih betul salah itu yang diri buat dan pengalaman dan dugaan itu untuk uji kebergantungan kita padanya. Kalau dipasak hati dengan betul bersulam nawaitu yang jitu inshaAllah ada yang hikmah dan jika sebaliknyapun ada hikmah. Yang paling perlu diingat adalah sentiasa ingat ALHAMDULILLAH ALA KULLI HAL. Kerana Allah memberi rahmat dalam setiap cara dan perkara.

Sungguh tidak sabar hendaknya berkongsi. Buat masa ini minggu yang mendatang akan menjadi minggu yang mendebarkan kerana permohonan "resident permit" untuk dilanjutkan akan dibuat. Mohon doa buat yang membaca blog ini agar dipermudahkan urusan ini. Ini adalah antara perkara yang paling didebarkan oleh pelajar asing. Ini juga mungkin satu pengajaran untuk diri dan semua. Sehingga di posting yang akan datang. 



nota kaki : Setiap satu itu ada makna. Faham dan syukur serta belajar untuk mendepaninya. Hadapi dengan senyuman. :) 



2333
sanggar rasa, 
capa sehremini, istanbul 
16/12/2018

Monday, 9 October 2017

Oktober 2017/Ekim 2017

Bismillahirahmanirahim. 




Berlalu sudah bulan September dan kini hampir habis minggu pertama bulan Oktober. Bagi diri saya bulan September adalah bulan yang begitu padat dan merangkumi 3 negara saya lewati. Malaysia, Qatar dan Turki. Mungkin kalau dihitung hanya 30 hari yang singkat tetapi kalau disusun setiap satu yang ingin dilaksana ternyata padat. Sungguh sekiranya waktu diguna dengan baik pasti banyak yang boleh dimanfaatkan. 

bergambar bersama Prof Redzuan Othman 

Untuk seorang yang bernama Amirah, jadualnya selalu penuh dengan aktiviti mencari bahan dan bersosial dengan komuniti lokal serta antarabangsa. Kalau dilihat kembali bulan September sesampai di Turki saya menghadapi masalah penginapan dimana saya telah diletakkan di asrama yang terletaknya jauh sekali dari pusat bandar dan Universiti. Saya pada waktu itu agak buntu kerana tidak dapat memikirkan solusi terbaik untuk menghabiskan masa dijalanan. Saya kemudiannnya berbincang dengan mama yang ketika itu berada di Mekkah dan alhamdulillah mama mahu saya terus tinggal di situ. 

Hari bersilih ganti dan saya cuba menghabiskan waktu dengan bacaan untuk penulisan master thesis yang perlu diselesaikan akan tetapi seakan tiada jalan penyelesaian. Saya menjadi sedikit tertekan kerana masa yang ada sudah singkit. Alhamdulillah saya mendapat sokongan dari keluarga, sahabat baik saya Esra, Ashiqin, Amalina dan geng Istanbul Asia (Ain dan Afifi) sedikit sebanyak menaikkan semangat untuk menghabiskan penulisan. Saya juga beberapa waktu yang lalu berjumpa dengan penyelia tesis iaitu Dr Betul Argit. Beliau memberi komentar positif terhadap "draft" yang saya telah lakukan dan menggalakkan saya menulis dengan lebih pantas. 

bergambar bersama Tok Pa

Selain itu, hari yang paling sibuk dalam hari-hari saya di Istanbul adalah pada 27.9.2017. Pada hari tersebut, saya menyertai dua program penting. Pertamanya, seminar Ottoman History di Fatih Sultan Mehmet Vakif University bersama delegasi pejabat menteri besar Perak, Angkatan Tentera Laut Diraja Malaysia, Jabatan Agama Islam Negeri Perak serta Universiti Sultan Azlan Shah dan Universiti Selangor. Selepas itu, saya berlari ke majlis makan tengah hari bersama Tok Pa, Menteri Perdagangan dan Perindustrian Malaysia. Hari yang sangat bermanfaat buat saya. Hari itu juga Allah memberikan peringatan kepada saya supaya lebih berwaspada kerana pada ketika itu saya kehilangan beg kertas yang didalamnya terkandung perkara penting. Di dalam itu, ada buku nota/diari yang saya guna setiap hari untuk catatan perkara penting dan perihal tesis yang sentiasa di bawa kemana sahaja. Sepanjang malam tak tidur tenang dek memikirkan bag tersebut. Alhamdulillah ala kulli hal keesokan harinya saat saya bersama Esra berada di Uskudar kami menghampiri sebuah teksi dan bertanya mana tahu ada terjumpa atau punya khabar mengenai barang yang tertinggal dan SubhanaAllah ada di dalam teksi yang kami sapa itu. Saya dengan automatik menangis kegembiraan. Sungguh Allah itu maha pengasih dan penyayang. 

Seterusnya, hari-hari berlalu seperti biasa dengan perjumpaan mingguan bersama Esra dan panggilan meeting oleh MASAT. Budaya aktivisma dan "volunteerism" seakan tidak boleh dipisahkan dari jasad ini. Sejauh manapun berlari masih ada ikatan kuat untuk membantu. Moga semangat ini tidak berhenti dan seiiring dengan rasa ingin menjadi Sejarawan untuk Pertiwi. 

program bersama Negeri Perak 


Bulan Oktober banyak lagi yang menanti dan lebih  pantas jari dan minta perlu bekerja untuk menyiapkan tesis. Harapku satu, dapat disiapkan master tesis sebelum habis musim salju dan sempat menghasilkan beberapa penulisan artikel dan persiapan Muzakarah di Perak pada bulan Februari. oh ye sebelum terlupa ada satu program yang saya sedang sediakan, Persidangan Bosphorus Pelajar Malaysia 2018. Mohon doa semua ya untuk saya dipermudahkan segala urusan dan buat semua saya doakan kalian dipermudahkan urusan juga! 

asrama yang disayangi


Nuramirah Shahrin 
11.46 malam 
Istanbul 29 Mayis Universitesi Kiz Konukevi 
Umraniye, Istanbul, Turkey 


Tuesday, 8 July 2014

diari ramadhan 1

Bismillahirrahmanirahim. 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ


“Hai orang2 yang beriman, diwajibkan bagimu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan pada orang2 sebelum kamu. Mudah2an kamu bertakwa” (Al -Baqarah:183)

Alhamdulillah thumma alhamdulillah hari ini telah masuk ramadhan 11. Sesungguhnya setiap kali dipertemukan setiap manusia dengan bulan suci ini pasti akan terdetik rasa syukur atas pertemuan. Bulan ini bukan hanya untuk menahan lapar dan dahaga tetapi pelbagai lagi perkara yang boleh dipelajari dan dilaksanakan. 

Sungguh orang yang berpuasa bukan hanya dengan lapar dan dahaga adalah orang yang paling beruntung sekali. 

Puasa bermaksud menahan diri daripada makan danminum dan perkara - perkara yang boleh membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga terbenam matahari beserta niat. Kita sering kali beranggapan hanya cukup dengan pemahaman secara literal terhadap penerangan pendek mengenai puasa sudah cukup memadai dalam menentukan penerimaan dan pelaksanaan puasa sepanjang tahun. 


Saban tahun apabila tiba bulan yang penuh rahmat dan barakah ini pelbagai aktiviti berbentuk islami diperbanyak disetiap lapisan dan ruang hidup seharian. Dari rancangan tv, radio, artikel berkaitan bulan ini di akhbar, majalah serta pembawakan manusia. Hati menjadi tenang dan syukur dengan perubahan yang berlaku disepanjang berlansung bulan ini. Masjid kelihatan cerah dilimpahi cahaya nur menyambut kedatangan penghuni bumi untuk sujud pada Allah tuhan sekalian alam. Sungguh perubahan dari sudut pengisian rohani merancakkan lagi hari hari dalam bulan ini. Sebagai contoh, radio-radio dan tv mula mengalunkan bacaan al quran dan zikrullah memuji kebesaran Allah. Jikalau dapat diteruskan di bulan-bulan yang lain alangkah indahnya hidup di bumi bertuah ini. 


Dalam bulan ini, pelbagai aktiviti yang bersifat sedekah amal jariah dilakukan terutama sekali meraikan golongan anak yatim dan asnaf @ fakir miskin. Aktiviti ini adalah amalan yang mulia dan digalakkan cuma sesekali terasa seperti program sebegini hanya di esklusifkan semasa bulan ramadhan semata- mata. Apakah ada dianjurkan dan dinyatakan membantu mereka yang memerlukan ini hanya tertakluk di masa - masa tertentu sahaja? Apakah tiket melakukan kebaikan itu ada tamat tempoh dan had masa waktunya? tepu dada tanya iman. Sesungguhnya apabila ini melakukan kebaikan, laksanakanlah dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan. Dengan itu diharap apa yang dilaksanakan itu diredhai dan di nilai oleh Tuhan bukan manusia semata-mata. Kalau dikejar puji-pujian maka segala yang dilaksana adalah sia-sia. 

PUASA KALI INI

Alhamdulillah kali ini saya berpeluang berpuasa dan berbuka disamping keluarga tercinta. Beberapa tahun lepas kehadiran berbuka dan bersahur bersama keluarga tidak mencapai keputusan yang baik kerana berada di kampus. Kali ini tertunai hajat dihati untuk makan dan minum serta berpuasa bersama mama, baba dan kakak. Juadah dirumah sudah pasti yang terbaik dan berkhasiat. Bukan apa kalau dikampus sudah pasti terbiasa membeli juadah berbuka di kantin mahupun dibazaar. Syukur juga kali ini sepanjang 10 hari pertama saya tidak berkunjung ke mana-mana bazaar ramadhan untuk membeli juadah berbuka, semuanya di masak sendiri di rumah. Dari lauk sahur, makanan berbuka disediakan dengan penuh kasih sayang. 

Tahun ini juga saya mengikuti satu program tadarus yang sangat bermanfaat. ODOJ ( One day One Juzuk). Program ini sangat bagus dan ini adalah salah satu langkah terbaik untuk terus istiqomah khatam 30 juzk Al Quran dalam bulan ramadhan. Moga dengan usaha ini dapat meningkatkan lagi pemahaman dengan bahasa syurga selain dapat menambahkan pahala bulan ramadhan. 











Friday, 9 August 2013

I'm feeling 22

Bismillahirrahmanirrahim...

Alhamdulillah almost a month ago i've turn 22 years old. It marks another years older and leads to maturity? *heh*
This year around the happiest moment to celebrate is because my birthday fall in the month of ramadhan,
my closest cousins came to celebrate my birthday but on  top of all I still get to blow candle and say lots of dua's.
Its all about love and happinest, its enough for me.

My wish for this 22 years is

1. To live happily

2. To serve the best as Allah hamba

3. To make my parens happy

4. To give more than to received

5. Strive for the best in all espect of life especially study

6. To start thinking of master thesis topics

7. And the most important thing is to loose weight.. haha

Well it is not impossible to grant those wishes right, u got to put the niat, execute then tawakkal.

Thank u  Allah fr the gift of life to live and iman to believed.

p/s: have faith, be happy